EVALUASI SISTEM BLOK ANGKATAN 2007

Segala sesuatu memang tidak pernah lepas dari pro dan kontra, termasuk sistem blok angkatan 2007 yang sarat kontroversi. Evaluasi sistem blok 2007 perlu dilakukan untuk menilai sejauh mana keberhasilan sistem tersebut. Pendapat pro dan kontra perlu dicermati sebagai bahan evaluasi pembelajaran mahasiswa FKM.
            Bagi kelompok kontra, mereka berpendapat bahwa sistem blok ini sangat menguras tenaga dan pikiran. Bukan hanya materi kuliah dipadatkan melainkan tugas kuliah ditingkatkan kuantitasnya. Bagi aktivis mahasiswa, sistem blok dinilai kurang produktif karena mengurangi waktu organisasi mereka. Ketika sistem blok ini diterapkan, mahasiswa hanya fokus pada kuliah, sedangkan kesempatan untuk mengembangkan soft skill organisasi sangat kurang. Padahal sebagai mahasiswa seharusnya tidak hanya memperhatikan IP semata, melainkan meningkatkan kemampuan organisasi di segala aspek.
Bapak Ir. Suyatno, selaku PD III mengatakan bahwa evaluasi sistem blok tahun 2007 tidak hanya dititikberatkan pada mahasiswa saja, melainkan evaluasi dari pihak dosen dan fasilitas yang menunjang sistem blok. Beliau menjelaskan bahwa evaluasi terhadap dosen sudah dilakukan secara tertutup. Sedangkan untuk fasilitas yang diberikan akan dikoreksi lagi, apakah sudah memadai atau tidak. Menurut beliau, sistem ini dinilai kurang efektif bagi mahasiswa. Sebab, waktu libur mahasiswa sangat panjang usai ujian. Bukan hanya itu saja, dampak sistem blok menurunkan aktivitas ekstra kampus bagi mahasiswa.
Sebaliknya, Bapak dr. Ari Siswondo, MPH, selaku PD I yang memberlakukan sistem blok menuturkan, bahwa banyak nilai positif yang didapatkan mahasiswa dari sistem blok ini. Berdasarkan penjelasan PD I, dalam sistem ini mahasiswa akan lebih konsentrasi dalam kuliah. Selain itu mahasiswa juga jadi lebih mengetahui keadaan masyarakat di lapangan karena mahasiswa dituntut untuk lebih aktif menggali informasi mengenai isu-isu dan permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat, serta mencari penyelesaian dari permasalahan tersebut.
Jika dilihat dari evaluasi sebelumnya, menurut PD I, sistem blok yang diterapkan pada semester 5 sudah optimal. Hal itu terlihat dari pencapaian kompetensi mahasiswa yang dinilai sudah memiliki kemampuan soft skill berupa identifikasi masalah, prioritas pemecahan masalah, dan prioritas tindakan pengelolaan masalah. Apabila dilihat dari segi tersebut, maka PD I akan memberlakukan kebijakan baru mengenai sistem akademik di FKM, berupa penerapan sistem blok pada semester 4, alasannya adalah supaya mahasiswa tidak kaget dan mempunyai pijakan kuat untuk menghadapi sistem blok ini.
Selain itu dikarenakan banyaknya materi kuliah yang biasanya dibutuhkan waktu panjang untuk menyelesaikannya, kini hanya menghabiskan waktu 4 bulan saja untuk mempelajari mata kuliah yang sesuai kurikulum. Dalam 4 bulan ini, mahasiswa benar-benar full kuliah untuk pemadatan materi sesuai kurikulum. Kuliah dimulai pukul 07.00-14.00 WIB. Sedangkan 5 minggu setelah ujian, 1 minggunya akan digunakan untuk persiapan PBL, dan 4 minggu digunakan untuk PBL I. Perlu diketahui, bahwa PBL akan dilaksanakan 2 kali, yaitu pada semester 4 dan 7. PBL I pada semester 4 akan lebih menyenangkan karena mahasiswa full home stay di rumah penduduk yang berlokasi di Demak. Output dari PBL akan menjadi dasar usulan perencanaan pembangunan desa di Demak dengan bekerja sama dengan Pemda setempat.
Dalam sudut pandang PD I, penerapan sistem blok angkatan 2007 tentu masih banyak kekurangan. Salah satunya adalah ketidakefektifan sistem karena mahasiswa belum siap menerima sistem blok seutuhnya. Beliau juga berpendapat bahwa kesempatan untuk berorganisasi bagi mahasiswa sangat kecil. Meski demikian, menurut Bapak yang menaungi bidang kurikulum ini, mahasiswa masih bisa tetap eksis berorganisasi dengan melihat waktu luang di sela jam kuliah, atau pada waktu libur kuliah.
Setiap sistem pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Tentu semua itu akan berjalan dengan baik, apabila semua pihak yang terlibat dalam penerapan sistem blok ini dapat saling bekerja sama serta tidak ada pihak yang merasa dirugikan. -nindya-

Explore posts in the same categories: Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: