PROFIL CAHYUDI MAKASUCI

Hmm, sejak menjadi pemenang pada pemilhan Ketua BEM bulan November 2009 lalu, nama Cahyudi Makasuci seakan sudah tidak asing lagi ditelinga kita semua. Cowok yang akrab disapa Cahyudi ini merupakan anak dari pasangan Abdul Gani dan Nurjannah yang lahir di Sumbawa pada tanggal 5 Oktober 1987.
Mahasisiswa angkatan 2007 ini mengaku bahwa dirinya ingin sekali menjadi pemimpin. Oleh karena itu Cahyudi mengambil peminatan AKK yang menurutnya kelak membantu ia menjadi seorang pemimpin yang baik dikarenakan ilmu manajemen yang ia terima dari peminatan tersebut. “Hitung-hitung bisa diterapkan di BEM, jadi seimbang antar teori dan praktek”, ungkapnya. Harapan ke depan, ia ingin menjadi seorang pemimpin Rumah Sakit di Sumbawa. “Sukses dunia dan akhirat”, itulah impian terbesar yang ingin diraihnya. Menurutnya, dunia itu hanya ladang beramal, hidup kita yang sesungguhnya adalah di akhirat kelak. Tidak hanya impian terbesar yang menghiasi hidupnya,
Pengalaman organisasi beliau cukup banyak, antara lain Sekretaris Osis SMP, Staff Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKM KM Undip 2007, Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FKM Undip 2008, dan Ketua BEM FKM KM Undip periode 2009-2010. Keseimbangan antara organisasi dan prestasi terus dijaga aktivis mahasiswa ini. Hal itu dibuktikannya lewat IPK 3,62 dengan mengemban amanah organisasi yang cukup berat.
Ketika ditanya tentang motto hidup, cowok yang mempunyai hobi membaca buku motivasi dan bermain sepak bola ini dengan sigap menjawab, “Motto hidup saya itu setiap saat berubah, tergantung gimana keadaan saya. Tapi intinya, semua itu harus dilalui dengan belajar. Tanpa pembelajaran, kita tidak akan bisa melangkah ke depan,” ungkapnya.
Mengenai perkembangan FKM tercinta, Cahyudi menganggap sudah berkembang sangat pesat dibandingkandengan ketika ia pertama kali masuk FKM, bahkan ia berpendapat FKM Undip bisa dikatakan sebagai FKM terbaik di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari penerapan sistem SCL dan diberlakukannya sistem blog yang membuat mahasiswa lebih aktif mengeluarkan pendapatnya, serta pembangunan dan fasilitas kampus yang sudah mulai menjawab keinginan mahasiswa. Namun, hal tersebut akan jauh lebih baik jika terus ditingkatkan.
Terlepas dari perkembangan tersebut, ternyata Cahyudi masih menyayangkan kesadaran dan semangat teman-teman mahasiswa yang mulai berkurang terutama dalam hal kepedulian terhadap masalah kesehatan dan politik yang berkembang saat ini. Ia berharap, kita yang menyandang gelar mahasiwa yang realnya mempunyai kedudukan yang sebenarnya tinggi dan mepunyai peran yang sangat penting dalam perubahan ke arah yang lebih baik, harus mampu berperan aktif dalam mengontrol pemerintah yang sedang berjalan sehingga kita mampu membawa perubahan yang berarti untuk bangsa ini.
“Orang yang sukses adalah orang yang banyak mendengar yang baik dan memilih yang terbaik, serta dilakukannya”. Begitu pesan Cahyudi seraya mengakhiri sesi wawancara. (-fina-)

Explore posts in the same categories: Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: