TRANSPARASI NILAI

Sistem transparansi nilai yang dilaksanakan saat ini di kampus FKM sudah berbeda dengan sistem yang dilaksanakan tahun-tahun lalu. Jika tahun lalu pelaksanaan sistem ini masih memanfaatkan media dengan menempel nilai-nilai hasil belajar mahasiswa pada sebuah papan, sekarang bagian akademik yang mengelola hasil belajar mahasiswa telah memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang melalui media internet.
Transparansi nilai dirasa sangat penting, melihat memang diharuskan adanya keterbukaan dalam institusi pendidikan. Untuk itu pula bagian akademik mewajibkan setiap dosen untuk menginformasikan semua informasi yang ada khususnya hasil pembelajaran yang diikuti mahasiswa, agar nantinya tidak ada kesalahpahaman.
Sistem pengolahan nilainya sendiri diserahkan kepada masing-masing dosen dengan ketentuan pengambilan nilai dari beberapa penilaian seperti Ujian Akhir Semester (UAS), Ujian Tengah Semester (UTS), Kuis, maupun penugasan oleh dosen. Adanya ketentuan pengambilan nilai dari beberapa penilaian tersebut karena kondisi dari mahasiswa sendiri yang sewaktu-waktu bisa berbeda dikarenakan ada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi, hal itu yang disampaikan oleh Bapak dr. Ari Suwondo, MPH pada saat kami wawancarai disela kesibukan beliau. “Terkadang dosen juga harus mengerti jika kondisi mahasiswa bisa berubah, untuk itu perlu adanya pengambilan nilai dari beberapa penilaian, dan dari Irjen pandidikan sendiri sering memantau untuk memastikan terselenggaranya program dengan baik, jika dosen memiliki hasil nilai mahasiswa hanya dari satu penilaian saja, itu merupakan suatu kesalahan,” tegas beliau. Dosen memberikan nilai sesuai kemampuan mahasiswa dan rangkumannya akan diserahkan ke bagian akademik untuk kemudian diambil nilai akhir yang selanjutnya dipublikasikan melalui siAkad.
Pemanfaatan teknologi yang kini semakin canggih memberikan kemudahan dan tentunya lebih efektif dan efisien dalam menunjang suatu kegiatan. Hal itu disambut baik oleh bagian akademik kampus FKM Undip untuk memanfaatkannya dalam sistem transparansi nilai agar lebih mudah jika dibanding tahun-tahun lalu yang masih menggunakan media papan tempel. Kendala yang dulu dirasakan seperti kurangnya tempat untuk menempel dan juga dirasa sangat percuma karena pada akhirnya banyak kertas hasil nilai yang ditempel tersebut robek dan hilang, serta ada juga yang dicorat-coret oleh oknum mahasiswa yang usil, namun sekarang dengan pemanfaatan media internet, hal tersebut sudah dapat diatasi. Beberapa dosen juga sudah banyak yang mempublikasikan hasil belajar mahasiswa di website ataupun blog dosen.
Pelaksanaan sistem transparansi nilai ini memberikan pengaruh positif baik untuk dosen ataupun mahasiswanya sendiri. “Agar tidak terjadi kesalahpahaman, jika ada mahasiswa yang kurang puas dengan hasil yang diperoleh, dapat ditanyakan langsung kepada dosen pengampu dan tentunya hal tersebut dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa dengan hasil yang mereka peroleh,” ungkap beliau mengakhiri wawancara.
Semoga transparasi nilai tersebut dapat terus dikelola dengan baik, walaupun terkadang banyak dari mahasiswa yang dibuat bingung dengan hasil yang tiba-tiba tersenyum padanya atau malah sebaliknya tanpa merasa pantas mendapatkan hal itu. Jadi, sebagai mahasiswa dapat menyuarakan hak kita jika dirasa ada yang kurang berkenan. Hidup Mahasiswa! (-dore & atiqah-)

Explore posts in the same categories: Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: