WARUNG SEHAT

Pernahkah kalian mendengar istilah warung sehat??????

Pernah pulakah kalian mendengar syarat-syarat warung sehat?

Indah Kurniasari mahasiswa FKM UNDIP angkatan 2008 bersama 3 orang rekannnya yaitu Anari Yusmi (FKM 2007), Intan Antartika T.R (FKM 2008), dan Nurul Azizatunnisa (PSIK 2008) mengangkat tema tentang warung sehat dalam PKM-M yang berjudul, “Peningkatan Kualitas Makanan Guna Pencegahan Keracunan Makanan Melalui Pembinaan Warung Makan Pada Masyarakat Sekitar Universitas Diponegoro Kota Semarang”. PKM yang telah lolos tahap pendanaan dari Dikti ini dilaksanakan di bawah bimbingan dari Ir. Laksmi Widajanti, M.Si.

Berawal dari survey yang dilakukannya pada beberapa warung makan yang berada di daerah sekitar Tembalang, cewek yang akrab disapa Indah ini memulai petualangannya. Berdasarkan survey yang dilakukannya ternyata masih banyak warung makan yang masih belum memenuhi unsur hygiene dan sanitasi yang bersih. Di sisi lain dia juga mensurvei beberapa mahasiswa yang notabene menjadi pelanggan di beberapa warung makan tersebut. Berdasarkan hasil survey tersebut, sebagian besar pelanggan menginginkan warung makan yang murah dan bersih. Dari sinilah Indah tertarik untuk membuat PKM yang bertemakan warung sehat.

Metode yang digunakan dalam upaya pembinaan penyediaan warung makan yang memenuhi unsure hygiene dan sanitasi yang baik ada 4 yaitu pertama Pre-Assesment and Need-Assesment yaitu mengetahui kondisi awal masyarakat sebelum program PKM itu dilaksanakan di masyarakat dan mengetahui apa yang mereka butuhkan, dari sini diharapkan terdapat 20 warung makan binaan. Kedua adalah Tahap Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Warung Makan Binaan dengan membagikan modul pelatihan yang berisi 5 macam materi yaitu hygiene dan sanitasi, cara membersihkan alat-alat dapur yang benar, cara pengolahan bahan makanan yang benar dan tepat, cara penyajian makanan olahan, pengetahuan tentang vektor penyakit. Selain itu juga dibagikan poster, brosur, spanduk di depan warung makan binaan sebagai salah satu penyemangat bagi pemilik warung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan secara seminar, door to door, dan simulasi. Ketiga adalah Pendampingan dan Monitoring yang dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan, adapun monitoring dilakukan terhadap praktik sanitasi dan hygine, praktik membersihkan alat-alat dapur, praktik pengolahan makanan, praktik penyajian makanan olahan. Dan yang terakhir adalah Evaluasi yang akan dilakukan oleh tim Pengabdian Masyarakat FKM UNDIP, pihak dosen pembimbing, beserta dekan FKM UNDIP. Warung makan yang telah mengikuti pembinaan ini akan mendapatkan sertifikat.

Tujuan pembuatan PKM-M ini semata-mata untuk mengabdi kepada masyarakat dan wujud pengamalan dari ilmu yang telah didapat di perguruan tinggi selama ini. Selain itu, dari program warung sehat ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar Undip. Salam sehat selalu !! (-Bela-)

Explore posts in the same categories: EDISI III/TAHUN VI/MEI/2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: